Selasa, 26 April 2016

Hidup Ini Indah




Kita terlahir di bumi ini sebagai makhluk Allah SWT yang paling sempurna. Tercipta dengan akal sebagai kelebihan yang mana tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk Allah lainnya. Sebagai hamba, sudah seyogyanya kita taat dan mengabdi seutuhnya kepada Sang Illahi.
Begitu banyak nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Hanya saja, sebagai manusia biasa kita tidak pernah luput dari salah dan lupa. Sehingga seringkali kita kufur atas segala nikmat dari-Nya. Bahkan, tidak jarang kita mengeluh dan menyalahkan takdir. Coba hitung berapa kali kita mengeluh dalam satu hari, saya kira bisa sampai berpuluh-puluh kali kita mengafirmasi pikiran kita dengan hal-hal yang negatif seperti ini. Astaghfirullah hal ‘adziim, semoga Allah mengampuni kekhilafan kita. Aamiin
Benar, menjadi hamba Allah yang “menghamba” memanglah tidak mudah. Tetapi, wajib bagi kita untuk terus berikhtiar menggapi ridho-Nya. Ridho Allah bagaikan air hujan yang membasahi tanah tandus dan gersang lagi berdebu. Subhanallah, tiada terkira kesejukkan yang terasa jika ridho-Nya senantiasa mengiringi setiap langkah kaki ini. Mengingat status kita sebagai manusia yang dhoif ini, alangkah baiknya kita selalu berdzikir menyebut asma-Nya agar selalu ingat bahwa Allah ada bersama kita. Sehingga kita bisa menjadi hamba yang khouf  dan senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan sebaliknya. Insya’Allah.
Hidup ini indah kok sahabat, kuncinya hanya dua hal; sabar dan syukur. Dan dunia akan tersenyum kepada kita, setiap saat-setiap hari. Pasti banyak di antara kita yang bilang seperti ini, "bicara doang mah gampang, prakteknya itu loh yang sulit". Yup, benar sekali, berbicara itu mudah, tapi action-nya bikin kita maju mundur. Namun, jangan pernah lupa ya sahabat, Allah tidak akan membebani suatu masalah atau ujian di luar batas kemampuan kita. Jadi jangan pesimis ya, mulai hari ini, sedikitkan keluh dan perbanyak syukur ya. Yakin deh, hidup ini indah.
Sumber Gambar: ikaituaku.tumblr.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar